Hubungan Diplomatik Retak, Afrika Selatan dan Israel Terlibat Aksi Saling Usir Diplomat
Hubungan diplomatik antara Afrika Selatan dan Israel kian memanas setelah kedua negara terlibat aksi saling mengusir diplomat. Langkah ini menandai memburuknya hubungan bilateral di tengah perbedaan sikap tajam terkait konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Afrika Selatan lebih dulu mengambil langkah dengan menyatakan pengusiran terhadap perwakilan diplomatik Israel. Keputusan tersebut disebut sebagai bentuk protes keras atas kebijakan dan tindakan militer Israel yang dinilai melanggar prinsip kemanusiaan internasional.

Tak lama berselang, Israel merespons dengan langkah serupa. Pemerintah Israel menyatakan pengusiran terhadap diplomat Afrika Selatan sebagai tindakan balasan, sekaligus menegaskan penolakannya atas sikap dan tuduhan yang dilontarkan Pretoria.

Ketegangan ini mencerminkan perbedaan pandangan mendasar antara kedua negara, terutama terkait isu Palestina. Afrika Selatan selama ini dikenal vokal mengkritik Israel dan kerap menyerukan perlindungan terhadap warga sipil serta penegakan hukum internasional.

Pengamat hubungan internasional menilai aksi saling usir diplomat berpotensi memperlebar jurang diplomatik dan mempersulit upaya dialog. Meski demikian, jalur komunikasi dinilai masih terbuka melalui forum multilateral dan perantara internasional.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda penurunan tensi dari kedua pihak. Situasi ini menjadi sorotan dunia internasional yang khawatir eskalasi diplomatik dapat berdampak pada stabilitas politik dan kerja sama global di kawasan.