Serangan Udara Israel Kembali Hantam Gaza, Puluhan Warga Sipil Dilaporkan Tewas
Serangan udara Israel kembali mengguncang Jalur Gaza dan dilaporkan menewaskan sedikitnya 32 warga Palestina. Di antara para korban terdapat anak-anak, yang menambah panjang daftar korban sipil dalam eskalasi konflik yang terus berlangsung di wilayah tersebut.
Menurut laporan otoritas kesehatan setempat, serangan terjadi di sejumlah lokasi permukiman padat penduduk. Ledakan menghancurkan bangunan rumah dan menyebabkan korban jiwa serta luka-luka, sementara tim medis dan relawan berupaya mengevakuasi warga dari reruntuhan.
Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa serangan dilakukan pada waktu ketika banyak warga berada di dalam rumah. Kondisi ini memperparah dampak serangan dan menyulitkan proses penyelamatan, terutama karena keterbatasan peralatan dan akses medis.
Pihak Israel menyatakan serangan udara tersebut menargetkan lokasi yang diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata. Namun, jatuhnya korban sipil, termasuk anak-anak, kembali memicu kecaman dari berbagai pihak internasional yang mendesak penghentian kekerasan dan perlindungan terhadap warga sipil.
Situasi kemanusiaan di Gaza dilaporkan semakin memburuk seiring berlanjutnya serangan dan terbatasnya pasokan kebutuhan dasar. Lembaga kemanusiaan menyerukan akses bantuan yang aman dan mendesak agar konflik segera dihentikan untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak.
