Kecelakaan antara sebuah taksi dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Bekasi kembali menjadi sorotan setelah muncul fakta baru terkait kondisi kendaraan. SLOT TERPERCAYA Dalam hasil pemeriksaan, diketahui taksi yang tertemper KRL tersebut belum menjalani servis berkala hingga mencapai jarak sekitar 24 ribu kilometer.

Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan operasional kendaraan sebelum insiden terjadi. Pihak berwenang kini mendalami apakah kondisi teknis kendaraan turut berkontribusi terhadap kecelakaan yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut.

Baca Juga: Rotasi Besar di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat dan Kapolres Berganti Jabatan

Insiden terjadi ketika taksi berada di perlintasan rel sebelum akhirnya tertabrak KRL yang melintas. Benturan keras menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah dan mengakibatkan korban luka. Proses evakuasi sempat berlangsung dramatis karena kondisi kendaraan yang ringsek akibat hantaman kereta.

Pihak operator taksi menyebut kendaraan memang sempat mengalami keterlambatan perawatan berkala. KAISAR4DTOTO Namun investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan apakah ada gangguan teknis pada kendaraan sebelum kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Diduga Keracunan MBG di Cakung, Sejumlah Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit

Kecelakaan ini juga kembali memicu perhatian publik terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api serta disiplin perawatan kendaraan operasional. Banyak netizen menilai pengecekan rutin kendaraan menjadi hal penting untuk mencegah risiko kecelakaan fatal di jalan raya.

Sementara itu, aparat dan pihak terkait terus melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk memeriksa rekaman CCTV, kondisi jalur perlintasan, serta keterangan saksi di lokasi kejadian.

Perawatan kendaraan bukan sekadar kewajiban teknis, tetapi bagian dari keselamatan di jalan.

source: Terungkap Taksi yang Tertemper KRL di Bekasi Belum Diservis hingga 24 Ribu KM