Nilai tukar rupiah mencatat pelemahan tajam hingga mencapai Rp17.512 per dolar AS pada perdagangan Selasa siang. Angka tersebut menjadi salah satu level terendah rupiah terhadap mata uang Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bersama Bank Indonesia segera mengambil langkah mitigasi agar tekanan terhadap rupiah tidak berdampak luas pada ketahanan fiskal dan stabilitas ekonomi nasional.
Baca Juga: 4 Varian Hantavirus Disebut Bisa Picu Gangguan Paru dan Jantung
Puan menegaskan DPR akan menjadikan pelemahan rupiah sebagai perhatian penting dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk APBN 2027. Menurutnya, langkah antisipasi harus disiapkan sejak awal agar Indonesia tidak semakin tertekan akibat gejolak ekonomi global.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Bakal Tampil di Opening FIFA World Cup 2026 di Los Angeles
Sementara itu, analis mata uang memprediksi tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Rupiah bahkan disebut bisa bergerak menuju level Rp17.550 per dolar AS jika sentimen global belum membaik.
Pelemahan rupiah sendiri dinilai dapat memengaruhi berbagai sektor, mulai dari impor, harga energi, hingga beban pembayaran utang luar negeri pemerintah dan swasta. Kondisi tersebut membuat pemerintah diminta menjaga stabilitas ekonomi agar tidak berdampak langsung pada daya beli masyarakat.
source: Rupiah Terkapar di Rp17.512, Puan Warning Pemerintah soal APBN
