Pelajar SMP Tewas Akibat Ledakan Petasan Rakitan di Ponorogo
Jawa Timur — Sebuah tragedi tragis terjadi di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo pada Minggu sore (1 Maret 2026), ketika sebuah ledakan petasan rakitan mengguncang sebuah rumah dan menewaskan seorang pelajar SMP serta melukai dua lainnya. Suara ledakan terdengar sangat keras hingga mengejutkan warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa.
Korban yang meninggal dunia adalah Rifai (16), seorang pelajar kelas 3 SMP yang tengah berada di lokasi saat ledakan terjadi. Dua korban lainnya dilaporkan mengalami luka bakar serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
Menurut keterangan polisi dan hasil olah tempat kejadian perkara, ledakan diduga berasal dari pembuatan atau peracikan bahan petasan yang tengah dilakukan oleh para remaja di dalam rumah. Pihak kepolisian Ponorogo sedang melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan jenis bahan peledak serta motif di balik aktivitas tersebut, termasuk koordinasi dengan tim Gegana.
Warga setempat juga menyatakan bahwa lokasi itu kerap menjadi tempat berkumpul anak-anak muda yang membuat petasan menjelang perayaan tertentu. Insiden ini sekaligus menjadi peringatan mengenai bahaya merakit dan memainkan bahan peledak sendiri, terutama oleh anak-anak dan remaja.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak membuat maupun menyalakan petasan serta memperhatikan keselamatan, karena praktik tersebut berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan fatal seperti yang terjadi di Ponorogo.
