Pakar Ungkap Perubahan Fungsi Indra Saat Tubuh Mendekati Akhir Kehidupan

Jakarta – Sejumlah pakar kesehatan menjelaskan bahwa menjelang akhir kehidupan, tubuh manusia umumnya mengalami penurunan fungsi secara bertahap, termasuk pada sistem pancaindra. Proses ini disebut sebagai bagian alami dari penurunan kondisi fisik ketika organ-organ vital mulai melemah.

Dokter spesialis perawatan paliatif menerangkan bahwa perubahan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berlangsung bertahap sesuai kondisi medis masing-masing individu.

Berikut urutan umum penurunan fungsi indra menurut penjelasan medis:

1. Indra Perasa (Pengecap)
Biasanya menjadi salah satu yang lebih dulu menurun. Nafsu makan berkurang dan kemampuan merasakan rasa manis, asin, atau pahit melemah. Kondisi ini sering terjadi karena metabolisme tubuh melambat.

2. Indra Penciuman
Seiring melemahnya sistem saraf dan sirkulasi, sensitivitas terhadap bau dapat menurun. Respons terhadap aroma sekitar menjadi lebih lambat dibanding kondisi normal.

3. Indra Penglihatan
Penglihatan cenderung semakin kabur. Respons terhadap cahaya juga bisa melemah, terutama jika tekanan darah menurun atau suplai oksigen ke otak berkurang.

4. Indra Peraba
Sensitivitas sentuhan biasanya ikut berkurang. Namun pada sebagian kasus, sentuhan lembut tetap dapat dirasakan meski responsnya tidak sekuat sebelumnya.

5. Indra Pendengaran
Menurut sejumlah penelitian, pendengaran kerap menjadi indra terakhir yang masih berfungsi relatif lebih lama. Karena itu, tenaga medis sering menyarankan keluarga tetap berbicara dengan suara tenang kepada pasien, meskipun respons tampak minimal.

Pakar menegaskan bahwa setiap individu dapat mengalami pola yang berbeda, tergantung kondisi kesehatan, usia, serta penyakit yang diderita. Tidak semua orang mengalami urutan yang sama persis.

Ahli kesehatan juga mengingatkan pentingnya pendampingan emosional dan medis yang tepat selama masa perawatan. Perawatan paliatif bertujuan menjaga kenyamanan pasien serta mendukung keluarga dalam menghadapi situasi sulit dengan pendekatan yang manusiawi dan penuh empati.

Penjelasan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa perubahan fungsi tubuh menjelang akhir kehidupan merupakan proses biologis alami, serta pentingnya dukungan yang hangat dan profesional bagi pasien maupun keluarga.