Mahasiswa Iran Gelar Aksi Lagi di Tengah Ancaman Konflik dengan AS

Ribuan mahasiswa di sejumlah universitas di Iran kembali menggelar aksi unjuk rasa di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat. Demonstrasi berlangsung di beberapa kota besar, termasuk ibu kota Teheran, dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Aksi ini disebut sebagai kelanjutan dari gelombang protes sebelumnya yang dipicu oleh persoalan ekonomi, kebijakan kampus, serta isu politik nasional. Sejumlah mahasiswa menyuarakan tuntutan transparansi dan reformasi, sementara sebagian lainnya mengkritik kebijakan luar negeri pemerintah di tengah ancaman eskalasi konflik dengan AS.

Laporan media internasional menyebutkan, aparat keamanan disiagakan di sekitar kampus untuk mencegah bentrokan dan meluasnya aksi. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban atau penangkapan dalam demonstrasi terbaru tersebut.

Situasi ini terjadi saat hubungan Teheran dan Washington kembali memanas, terutama terkait isu nuklir dan kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Iran menegaskan akan menjaga stabilitas dalam negeri, sementara AS menyatakan tetap mengedepankan jalur diplomasi meski tekanan politik terus meningkat.

Pengamat menilai, dinamika aksi mahasiswa ini tidak hanya berkaitan dengan faktor eksternal, tetapi juga mencerminkan keresahan domestik yang sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.