Iran: 1.230 Orang Tewas Akibat Serangan AS dan Israel

Pemerintah Iran menyatakan bahwa setidaknya 1.230 orang tewas akibat gelombang serangan udara dan militer yang dilancarkan secara bersama oleh Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari 2026. Angka ini dirilis oleh Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran yang dipublikasikan melalui media pemerintah Tehran.

Iran juga melaporkan bahwa ribuan warga lainnya luka-luka akibat serangan tersebut, dengan ribuan dirawat di rumah sakit dan ratusan lainnya mendapatkan perawatan di lokasi kejadian.

Eskalasi Konflik di Kawasan
Serangan tersebut merupakan bagian dari eskalasi konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah. Serangan melibatkan target-target militer dan infrastruktur di berbagai kota di Iran, dan Iran membalas dengan serangan rudal serta drone ke wilayah Israel serta basis militer yang terkait AS di beberapa negara Teluk.

Beberapa negara tetangga dan sekutu di Teluk juga menjadi bagian dari konflik, dengan sistem pertahanan udara mereka menangkal serangan drone atau rudal. Situasi ini memicu kekhawatiran internasional tentang ancaman stabilitas regional yang lebih luas.

Respons Internasional
Beberapa pemimpin dan tokoh dunia dilaporkan tengah melakukan dialog atau rencana kunjungan untuk meredam ketegangan yang meningkat akibat konflik ini.

Perkembangan ini masih berlangsung dan menjadi salah satu fokus utama pemberitaan internasional menjelang evaluasi lebih lanjut oleh negara-negara di kawasan maupun lembaga dunia.