AS Klaim Tangkap Dua Anggota Keluarga Qassem Soleimani

Pemerintah Amerika Serikat mengklaim telah menangkap dua orang yang disebut sebagai anggota keluarga mendiang jenderal Iran, Qassem Soleimani, dalam operasi yang dilakukan oleh aparat federal.

Departemen Luar Negeri AS menyatakan penangkapan dilakukan setelah status izin tinggal atau green card keduanya dicabut. Mereka yang ditahan disebut sebagai keponakan Soleimani, Hamideh Soleimani Afshar, serta satu anggota keluarga lainnya yang identitasnya tidak sepenuhnya diungkap.

Keduanya kini berada dalam tahanan otoritas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) dan akan menjalani proses hukum terkait status keimigrasian mereka. Pemerintah AS menilai individu tersebut memiliki keterkaitan dengan dukungan terhadap rezim Iran.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak keluarga Soleimani di Iran. Putri Soleimani, termasuk Narjes Soleimani, menegaskan bahwa orang-orang yang ditangkap tidak memiliki hubungan keluarga dengan ayahnya.

Perbedaan klaim ini menambah ketegangan antara AS dan Iran yang sebelumnya sudah memanas, terutama sejak tewasnya Qassem Soleimani dalam serangan drone AS di Baghdad pada 2020.

Kasus ini pun memicu sorotan internasional, karena dinilai berpotensi memperburuk hubungan diplomatik kedua negara di tengah situasi geopolitik yang semakin tidak stabil di kawasan Timur Tengah.