Sebanyak 50 bikkhu memulai perjalanan spiritual dengan berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak.
Perjalanan ini merupakan bagian dari tradisi keagamaan yang sarat makna, di mana para bikkhu menjalani ritual berjalan kaki sebagai bentuk meditasi, pengendalian diri, serta pengabdian spiritual. Selama perjalanan, mereka akan melewati berbagai daerah sambil membawa pesan perdamaian dan toleransi.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian masyarakat di sepanjang rute perjalanan. Banyak warga yang memberikan dukungan, mulai dari menyediakan makanan hingga tempat istirahat bagi para bikkhu.
Perjalanan panjang ini diperkirakan memakan waktu beberapa minggu hingga akhirnya tiba di Candi Borobudur, yang menjadi pusat perayaan Waisak di Indonesia. Setibanya di sana, para bikkhu akan mengikuti rangkaian ritual suci bersama umat Buddha lainnya.
Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian penting dari perayaan keagamaan, tetapi juga simbol kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
source: Antaranews, HanGukBoo
